Selasa, 03 Februari 2015

koran


Kamu itu seperti Koran yang penuh cerita di dalamnya. Mewakili semua kisahku denganmu. Kisah yang dikemas dengan tampilan yang berbeda. Apa gara-gara kita mempunyai kesukaan yang sama? Kini kita terpisah oleh waktu. Keputusanmu yang memilih untuk meninggalkanku atas semua kesalahanmu yang kau ulang berkali-kali. Seakan-akan engkau tidak pernah lelah melihatku menangis. Mataku sembab, dan terlihat seperti orang tolol. Apakah kau masih tak percaya bahwa aku tak terluka?
             Kamu itu seperti anak kecil, yang sering menagacak-acak benang yang telah digulung rapih. Benang yang telah rapih itu, kini berubah menjadi benang yang tidak berbentuk.. Mengapa kau terus menyakitiku? Apa alasan terbesarmu? Berbohong dengan kata-kata mu yang manis. Tersenyum seakan tidak merasa berdosa.
 Sampai saat ini aku tidak tahu, tidak mengerti. Mengapa aku masih merindukan pembohong manis sepertimu.

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger Templates