Sabtu, 10 Oktober 2015

merenung sejenak

terlalu banyak orang yang mempengaruhi hidupku.
selalu ada desas-desus yang menggoyahkan niatku.
apakah aku harus berdiri tegar?
atau aku harus berbelok arah dan melupakan segalanya?
obsesiku terlalu besar, anganku terlalu tinggi.
apakah aku mampu? itu yang harus ku renungkan.

Radar

perasaan itu hadir kembali.
perasaan dimana aku mengharapkan seseorang.
menunggu kabar disetiap paginya.
melamun, membayangkan hal-hal yang indah bersamanya.
selama setengah tahun menanti, dan rasa itu hadir kembali.
bersamamu ku rasakan kecemasan itu.
bersamamu ku rasakan kesenangan itu, dan kau memberikan
secercah harapan itu.
harapan yang selalu ku dambakan, ku bayangkan dan ku harapkan.
yaitu memiliki seutuhnya.

Sabtu, 04 Juli 2015

memeriahkan ultah GagasMedia









 
12 pertanyaan dari gagas media adalah????

1. sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya
Jawab :
- inginku
- aldente
- sunshine becomes you
- tentang cinta
- radio galau
-perhaps you
-dilema
-siapa mau jadi pacarku?
- remember when
- flavor of love
- soulmate
- cinta afika

2.  buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?
Jawab : buku perhaps you nya stephanie zen.karena ada satu sesi yang di mana cerita tersebut mirip sekali dengan pengalaman aku.

3. apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
Jawab : quote dari bukunya sienta sasika. yaitu, mencintaimu itu mudah, tapi memilikimu begitu sulit.

4. siapakah tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? hanya berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya hehehehe
 Jawab : Theo di buku tentang cinta. soalnya kan kita sama-sama romantis, pasti theo bakalan kelepek-kelepek sama aku. wkwkwkwkwkwk

5. ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!
Jawab : ketika theo melamar fanny di dalam mobil. setelah mereka berdua telah menghabiskan waktunya seharian untuk bermain. sesampainya di depan rumah fanny theo mengucapkan kata-kata yang lumrah untuk diucapkan. yaitu "maukah kamu menikah dengan ku?"
 namun di ending buku ini. kata-kata yang lumrah itu menjadi sebuah kata yang membuat pembaca menjadi
terbawa suasana bahagianya hati seorang fanny.

6. buku pertama Gagas Media yang kamu baca, dan kenapa kamu memilih itu ?
Jawab : buku pertama gagas media yang aku baca adalah "Tentang Cinta". aku memilih buku dan penerbit gagas media ini karena selain covernya yang gak pernah bosen di pantengin 24 jam hehe. isinya juga sangat menyentuh hati banget.

7. dari sekian buku yang kamu punya,apa judul yang membuatmu menarik, kenapa?
jawab: al dente. karena judulnya sendiri kaya bukun resep makanan ala eropa gitu. tapi, isi dan ceritanya sangat menyentuh hati banget. lalu konflik yang menarik juga membuat judul buku ini tidak seperti resep makanan.

8.sekarang, lihat rok bukumu... cover buku apa yang kamu suka, kenapa?
Jawab : cover dari novelnya naura lally- tentang cinta. aku suka banget sama cover ini karena hanya ada tiga gelas yang posisinya berbeda. yang pertama berdiri kokoh, yang ke dua gelas itu agak dicondongkan sedikit, dan yang ketiga gelas itu dibiarkan tergeletak. ketiga gelas itu memiliki filosofi, dan kamu akan tau arti dari cover itu saat kamu sudah membaca buku tersebut.

9. tema cerita apa yang kamu sukai, kenapa?
jawab : tema perselingkuhan. karena tidak semua penulis bisa membuat cerita tentang perselingkuhan.

10. siap penulis yang ingin kamu temui, kalu sudah bertemu kamu mau apa?
jawab : Winna Efendi . kalau ketemu ingin meluk, selfi dan nyanyi lagu mellow bareng dia.

11. lebih suka baca buku e-book atau buku cetak?
jawab : buku cetak. karena, kalau baca buku cetak itu lebih seneng milih jenis kertasnya, dan suka nyiumin buku atau kertas yang baru di beli. hehe

12. sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!
Jawab :
- ciamik
- asik
- enjoy
- mellow
- gemesin
- ulala
- sesuatu
- romantis
- keren
- kawaii
- friendly
- edan.


Selasa, 24 Februari 2015

salah

apa kalian tidak mempunyai kesadaran?
apa kalian tidak mempunyai perasaan?
setiap apa yang saya perbuat selalu disalahkan,
namun setiap kalian berbuat salah, kalian diam.
" pandai banget kamu menyimpan muka kusam!"
itu kata hati saya setiap kali saya melihat wajahmu.

Minggu, 22 Februari 2015

entah

hari ini kau mengeluh kepadaku
kau bercerita  padaku tentang semua perasaanmu.
hingga membuat ku sadar bahwa aku telah menyakiti perasaanmu.

entah siapa yang salah, dan
entah siapa yang harus disalahkan.
aku begini karena mu.
karena sifat mu yang tiba-tiba berubah.
menjadi seperti orang tolol yang harus aku segani.

dari situ aku mulai ragu terhadapmu.
terhadap hubungan ini, terhadap hubungan kita.
semoga kau bisa meluruskan kembali.
kayu yang telah kita buat bersama .
hingga aku bisa tersenyum dan berbicara
" kamu memang yang terbaik."

semu

kesalah pahaman ini membuatku takut akan kehilanganmu.
entah apa yang ada dipikiran kamu, sehingga membiarkan aku sendiri.
setiap hp ku berdering, aku berharap itu sms dari kamu.
namun itu hanya harapan semu.
hari ini aku berharap akan lebih bahagia dari sebelumnya.
namun, kamu malah mengecewakan aku.
merobek semua senyum ku yang telah ku susun secara halus dan rapi.
sampai kapan aku harus bertahan?
aku harap engkau tidak akan mengulangi sifatmu yang menyebalkan seperti hari ini.

perkenalan

entah apa yang bisa aku rasakan saat ini.
awal ku kenal denganmu,
membuat ku yakin bahwa kamu adalah seseorang yang dapat ku percayai.
namun, pada hari itu..
tuhan menjawab semua doa-doa ku.
dua hari kebahagiaan itu luntur dengan berita yang hanya muncul satu detik difikiranku.
apa aku harus membenci kamu?
atau membiarkan semuanya..
aku tidak tahu kelanjutan cerita ini.
yang jelas aku akan coba menikmati indahnya satu detik, setiap aku berkomunikasi denganmu.

Selasa, 17 Februari 2015

Rasa

dia adalah orang yang pekerja keras.
tak kenal rasa lelah dan menyerah.
dia adalah orang yang baru ku temui
di dunia yang tidak nyata.
tertutup rapat, namun bisa merasakan.
ya, kita bisa merasakan satu sama lain.
lambat namun pasti...
rasa itu hadir.
membuat kebisuan diantara kita.
dalam diam, dia berharap dan
dalam sunyi aku merindukannya.

perjalanan

ada jiwa yang tak pernah bisa lepas.
perasaan yang sulit untuk diungkapkan
entah susah atau diriku yang menahannya
jiwa itu sudah bermetamorfosa
menjadi jiwa yang seutuhnya.
namun soal mengendalikan?
dia masih membutuhkan tutor dalam hidupnya.
namun, bukan berarti dia tidak bisa menentukan apa yang dia inginkan.
dia hanya butuh kompas dan sebuah jam untuk mengingatkannya.
hingga perjalanannya selesai dan sampai hingga selamat.

Selasa, 03 Februari 2015

secercah harapan


Perasaan itu hadir kembali
Perasaan di mana aku mengharapkan
Seseorang, menunggu kabar disetiap paginya.
Melamun membayangkan hal-hal indah bersamanya.
Selama setengah tahun menanti
Dan rasa itu hadir kembali.
Bersamamu kurasakan kecemasan itu.
Bersamamu kurasakan kesenangan itu.
Dan kau memberikan secercah harapan itu.
Harapan yang slalu ku dambakan ku bayangkan,
Dan ku harapkan.
Yaitu meilikimu seutuhnya.

koran


Kamu itu seperti Koran yang penuh cerita di dalamnya. Mewakili semua kisahku denganmu. Kisah yang dikemas dengan tampilan yang berbeda. Apa gara-gara kita mempunyai kesukaan yang sama? Kini kita terpisah oleh waktu. Keputusanmu yang memilih untuk meninggalkanku atas semua kesalahanmu yang kau ulang berkali-kali. Seakan-akan engkau tidak pernah lelah melihatku menangis. Mataku sembab, dan terlihat seperti orang tolol. Apakah kau masih tak percaya bahwa aku tak terluka?
             Kamu itu seperti anak kecil, yang sering menagacak-acak benang yang telah digulung rapih. Benang yang telah rapih itu, kini berubah menjadi benang yang tidak berbentuk.. Mengapa kau terus menyakitiku? Apa alasan terbesarmu? Berbohong dengan kata-kata mu yang manis. Tersenyum seakan tidak merasa berdosa.
 Sampai saat ini aku tidak tahu, tidak mengerti. Mengapa aku masih merindukan pembohong manis sepertimu.

Permen dan balon gas




Ketika aku sedang duduk ditaman. Ada seorang anak kecil. Dia laki-laki manis,polos dan ganteng. Dia merajuk kepadaku dan menunjuk kearah pedagang balon yang berlawanan arah denganku. Ternyata dia menginginkan balon gas itu.
Singkat cerita balon gas itu sudah ada di tangan si anak laki-laki itu. Dia lari kesana kemari dengan maksud memperlihatkan balon gas yang didapatkannya. “ lucu sekali anak itu.” Ujarku dalam hati sambil tersenyum. Setengah jam kemudian anak kecil itu menghampiriku lagi. Namun kali ini wajahnya murung, matanya sembab, dan tangannya yang lengket dengan tusuk lidi yang di genggam olehnya . Lalu ku Tanya. “ ade kenapa nangis ? Balon yang tadi kaka kasih mana?” dengan polosnya anak itu menunjuk kearah langit lalu berbicara “ ka, balonku sudah terbang. Aku sedih, aku baru tersadar balon itu marah gara-gara aku mengacuhkannya demi sebuah permen gulali yang aku tidak begitu inginkan. Tadi setelah aku membeli permen aku tersandung batu, permen ku jatuh. Ketika aku akan mengambilnya aku lupa kalau aku sedang memegang balon. Dan setelah ku sadar balonnya sudah terbang.”  Aku hanya bisa tersenyum mendengar penjelasan anak kecil itu. Setelah itu, aku mengeluarkan dua batang permen lollipop dan memberikan kepada anak kecil tersebut. Dalam seketika raut muka anak kecil tersebut berubah. Dia tersenyum kembali, dan dia memelukku. Setelah itu dia kembali pergi sambil bernyanyi dan memamerkan lollipop tersebut kepada pengunjung taman yang lainnya.

mantra



Entah sihir apa yang engkau pakai.
Entah mantra apa yang engkau ucapkan
Sehingga membuatku dimabuk kepayang.
Kau mermbuatku tersenyum dalam diam.
Kau membuatku nyaman dalam kata-katamu
yang sering kau ucapkan disetiap harinya.
Mungkin jarak memang memisahkan kita.
Namun hati, tidak akan pernah terpisahkan oleh jarak.
Kita memang belum bertatapan muka, ragapun belum bertemu.
Tetapi, knyamanan ini yang berkata
bahwa kau memang yang terbaik untukku.
Blogger Templates