untuk entah yang keberapa kalinya Tuhan memberikan pendamping perjalanan hidupku.
rasanya untuk yang kali ini berbeda, aku seperti mendapatkan tiket emas. Aku bisa bercerita apa saja kepadamu, tanpa rasa takut sedikitpun. terkadang aku sering berfikir kamu tidak tidak sayang padaku. namun, keadaanlah yang menjawab semuanya.
keegoisan aku yang selalu kau hiraukan, kesedihanku yang selalu kau ubah menjadi senyuman. Lalu ketika ku marah, kau selalu mempunyai cara agar aku bisa memaafkanmu, dan semua itu membuatku yakin.
terimakasih karena kau sudah tulus menyayangiku.


0 komentar:
Posting Komentar